Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba

Home / Uncategorized / Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba

Bertempat di Aula Kantor Bappeda pada tanggal 21 maret 2019 menghadiri Acara Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Kota Banjarbaru yang dihadiri oleh Staf bidang Komunikasi GT. Faisal Rakhman.

Masalah narkoba sudah merupakan masalah Nasional, karena masalah narkoba sudah ada dimana-mana. Sepertinya tidak ada lagi wilayah Kelurahan atau Desa di Republik ini yang steril dari narkoba. Narkoba disadari atau tidak sudah ada di sekeliling kita. Narkoba sudah ada di lingkungan kita.
Salah satunya upaya menekan lajunya peredaran narkoba ini adalah mencegah menjalarnya peredaran di tingkat lokal oleh Gerakan Moral Anti Narkoba (GERMAN) . Penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memprihatinkan dan cenderung semakin meningkat serta merupakan masalah bersama antara yang melibatkan pemerintah dan masyarakat sehingga memerlukan suatu strategi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat yang bersatu padu dalam suatu gerakan bersama Gerakan Moral Anti Narkoba. Dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan Gerakan Moral Anti Narkoba, Menumbuhkan kesadaran, kepedulian dan peran serta aktif seluruh komponen masyarakat melalui Gerakan Moral Anti Narkoba, Lembaga Keagamaan, Organisasi Kemasyarakatan, Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda, Pekerja.
Mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran narkoba, dengan upaya-upaya yang berbasiskan masyarakat mendorong dan menggugah kesadaran, kepedulian dan peran serta aktif seluruh komponen masyarakat dengan motto yang menjadi pendorong semangat adalah “Mencegah Lebih Baik Dari pada Mengobati”

Banyak yang sepakat bahwa lingkungan keluarga merupakan benteng pertama mencegah seseorang untuk jatuh ke lembah penyalahgunaan narkoba. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi setiap individu dalam pembentukan karakter dan perilakunya. Dimulai dari keluarga, seorang individu dapat dibangun mental dan moralnya melalui pembelajaran budi pekerti dan sopan santun, setelah itu barulah masyarakat.

Dukungan pemahaman hukum pada orang tua dan anak-anak remaja merupakan upaya yang mampu mencegah penyalahgunaan narkoba, orang tua harus bersikap tegas dalam mencermati permasalahan anak-anak remaja diberbagai sudut kehidupan pergaulan “tontonan maupun rayuan teman sebaya terkadang menjadi pengaruh yang bisa mengikis jati diri seseorang, utamanya pada pikiran, sikap dan perilaku yang mengakibatkan generasi muda menjadi rapuh”.

Penyebaran informasi mengenai narkoba tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi saja, tetapi bisa juga diselipkan dalam program Materi Orientasi Siswa di tiap-tiap lembaga pendidikan/sekolah dalam hal ini SLTP, SLTA, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah yang ada di tingkat Kecamatan.


Selain itu, peran lingkungan masyarakat juga harus diberdayakan, mengingat terbatasnya kemampuan yang dimiliki pemerintah atau GERMAN (Gerakan Moral Anti Narkoba) sendiri. Informasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba penting untuk diketahui oleh masyarakat, sebab masyarakat pula yang nantinya akan menjadi fasilitator penyuluh dikeluarga dan lingkungannya.

Related Posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[LayerSliderWP] Invalid shortcode