(BANJARBARU – Kamis, 12 Maret 2026).
Sebagai daerah percontohan nasional Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), Kota Banjarbaru terus melakukan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendidikan kewirausahaan sejak usia dini. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, saat meresmikan program ketahanan pangan tingkat Sekolah Dasar di SDN 1 Mentaos, Selasa pagi (03/03/2026).
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, dalam kunjungannya ke Banjarbaru bulan lalu. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari realisasi program strategis Pemerintah Republik Indonesia dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Lisa Halaby melakukan langsung proses penanaman bibit sebagai simbol peresmian program. Langkah ini nantinya akan menyasar seluruh sekolah di “Kota Idaman” Banjarbaru. Penanaman secara simbolis dilakukan bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, serta para siswa SDN 1 Mentaos.
Wali Kota berharap melalui program ini, baik guru maupun siswa dapat teredukasi mengenai tata cara pengelolaan tanaman yang baik dan berkelanjutan.
“Harapannya, para guru dan anak-anak mendapatkan pembelajaran praktis tentang pemeliharaan tanaman, sehingga apa yang ditanam hari ini benar-benar memberikan manfaat nyata,” ujar Lisa.

Beliau juga menambahkan bahwa ke depannya, kebijakan ini akan diwajibkan bagi seluruh sekolah di Banjarbaru dengan dukungan teknis dari para penyuluh pertanian.
“Kita akan dorong seluruh sekolah untuk menerapkan hal yang sama dan memberikan edukasi melalui pendampingan penyuluh pertanian,” tambahnya.
Selain meresmikan program ketahanan pangan, kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk memantau proses belajar mengajar khususnya pembelajaran Ramadhan 1447H, meninjau fasilitas pendidikan, serta memastikan kelancaran pembagian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa. (Hfz/Orz/Meri/MedCenBJB)
