
Banjarbaru, 13 maret 2022. Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting.
Dalam kegiatan tersebut sekaligus digelar temu Kader KB se-Kota Banjarbaru, dan pelayanan KB gratis untuk masyarakat serta penyerahan kendaraan operasional roda 2 untuk Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), di Komplek Wengga Tahap IV RT. 044/RW. 007 Kel. Guntung Manggis Kec. Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, saat ini Stunting di Kota Banjarbaru sebanyak 19 persen, dan pada 2024 ditargetkan bisa turun menjadi 14 persen.
Wali kota mengatakan komitmen bersama yang disepakati hari ini sangatlah penting untuk dijalankan bersama, karena stunting atau kekurangan gizi pada anak-anak saat ini merupakan salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi Indonesia, khususnya Kota Banjarbaru
“Mudah-mudahan dengan adanya penambahan fasilitas kepada para penyuluh, dan program-program yang kami laksanakan di Pemerintah Kota Banjarbaru ini bisa memberikan dampak penurunan angka stunting di Kota Banjarbaru,” ungkapnya.
Walikota juga mengimbau kepada seluruh SKPD untuk selalu berkolaborasi dan sinergi terkait program-program dalam mengatasi pola asuh dan pola gizi yang dapat menyebabkan anak kurang tinggi ataupun gizi buruk.
